Mendapatkan Sanksi Berat, Neymar Diminta Untuk Belajar Sopan Santun

UEFA telah memberikan Sanksi yang berat terhadap Pemain neymar. Para penyerang dari PSG ini tidak dapat bertanding pada Laga Liga di champions untuk Musim depan.

UEFA telah menghukumnya sesudah sang pemain telah dianggap menghina salah satu wasit dari sebuah pernyataan yang telah dipostingnya melalui media sosial sesudah PSG tersingkir dari laga Liga Champions pada musim ini, Dan tepatnya sesudah mereka didepak oleh MU pada babak fase masuk 16 besar.

Paris Saint Germain terlah tesingkir secara dramatis, Melalui Penalti yang kontrovesial. Wasit yang bernama Damir Skomina telah memberikan Penalti terhadap MU pada saat masa injury time di babak yang kedua.

Menurut Neymar sendiri, Bola yang di cetak oleh Diego Dalot hanya mengenai bagian Legan belakang Presnel Kimpembe, jadi seharusanya tidak perlu membuahkan sebuah tendangan Penalti.

TetapI, sesudah Melihat VAR, Wasit Damir telah Mengganjar PSG dengan sebuah penalti, yang telah dieksekusi sangat baik oleh pemain Marcus Rashford sampai terjadi kemenangan dengan skor0 3-1 untuk tim setan merah.

Pemain yang berasal dari Brasil ini merasa tidak menerima dengan kekalahan yang telah dialami timnya. Dan Menurutnya Gol yang didapatkan oleh penalti ini tidak sah.

Sikap yang tidak sopan telah di perlihatkan oleh Bintang dari PSG ini, bukan yang pertama kalinya terjadi. Pada Laga Piala liga Prancis tahun 2018 pada saat Paris Saint Germain Telah Kontra dengan Rennes, pemain Neymar juga telah melakukan hal yang tidak dianggap tidak sopan terhadap Lawannya.

 

 

Liga Champions : United Diambang Gugur

Liga Champions : United Diambang Gugur

Dalam laga lanjutan leg kedua di Liga Champions kembali mempertemukan Manchester united dengan PSG dimana pada leg pertama PSG telah berhasil unggul 2-0 saat bertandang ke markas United. Kali ini United kembali akan membuktikan kebolehannya di bawah asuhan manajer interim Ole Gunnar Solskjaer.

Pertandingan kali ini juga akan jauh lebih berat pasalnya beberapa pemain inti dari United masih dalam keadaan cedera. Hal tersebut mungkin tidak membuat rasa percaya diri dari pemain Setan Merah melemah seperti yang di sampaikan oleh Luke Shaw. Fullback United tersebut secara resmi menyatakan bahwa United akan bangkit kembali di leg kedua kali ini dan pertandingan melawan Southampton pekan lalu menjadi modal yang sangat baik untuk memulai pertandingan melawan PSG.

Kekalahan di leg pertama menjadikan para pemain United tahu target yang harus di capai dalam pertandingan di markas PSG. Pertandingan kali ini juga diwarnai tanpa kehadiran Paul Pogba karena kartu merah yang di perolehnya saat bertanding di markas United. Dari sejarah pertemuan kedua tim maka PSG jauh lebih di unggulkan mengingat belum ada kulb di inggris yang mampu mengalahkan PSG di kandang mereka selain Chelsea di bawah asuhan Jose Mouringo di tahun 2004.

Tertinggal dua gol dan tanpa pemain yang lengkap jelas menjadi hal yang sangat berat bagi Manchester United untuk bisa menang di leg kedua kali ini namun dalam waktu 90 menit kemungkinan untuk membalikkan keadaan tentu saja menjadi hal yang bisa terjadi dalam pertandingan nantinya.