Douglas Costa Sempat Tidak Yakin Dengan Cristiano Ronaldo

Douglas Costa Sempat Tidak Yakin Dengan Cristiano Ronaldo

Kehadiran Cristiano Ronaldo di Juventus sempat diragukan oleh banyak pihak sebab potensi yang dikeluarkan saat berada di Serie A tidak sehebat saat berlaga di Real Madrid. Seiring dengan pertandingan yang telah dilangsungkan maka publik kini percaya bahwa Cristiano Ronaldo tetap menjadi yang terbaik di eropa.

Baru baru ini sang mega bintang asal Portugal baru saja mencetak hat-trick untuk Juventus sekaligus meloloskan I Bianconeri ke babak perempat-final usai mengalahkan Atletico Madrid di 3-0 di leg kedua. Douglas Costa yang bermain bersama dengan Cristiano Ronaldo mengaku sempat ragu dengan kedatangan sang superstar di Juventus.

Douglas Costa sempat membayangkan bagaimana jadinya ruang ganti di Juventus jika bintang seperti Cristiano Ronaldo turut dalam pertandingan bersama sama dengan rekan satu timnya yang selama ini sangat dekat dan akrab satu sama lain. Hal tersebut ternyata sangat bertolak belakang dengan apa yang terlintas dalam pikiran Douglas Costa. Cristiano Ronaldo merupakan sosok yang tekun, pekerja keras bahkan sangat ramah dan dekat ketika berada didalam ruang ganti.

Cristiano Ronaldo bahkan kerap membantu teman teman yang ada di dalam tim sehingga membawa banyak sekali perubahan dan motivasi di dalam klub Juventus. Tidak heran jika Cristiano Ronaldo mampu membawa Juventus lolos dari zona gugur di Liga Champions. Sejauh ini Cristiano Ronaldo sudah menyumbangkan 24 gol dan 12 assist untuk Juventus dari 36 penampilannya bersama dengan I Bianconeri di musim ini.

Jurgen Klopp: Kami Optimis Di Babak Perempat-Final Liga Champions

Jurgen Klopp: Kami Optimis Di Babak Perempat-Final Liga Champions

Setelah memastikan diri lolos ke babak Perempat-Final Liga Champions kini pasukan Jurgen Klopp semakin yakin dan siap untuk menghadapi klub yang akan menjadi lawan mereka nantinya. Liverpool menang secara menyakinkan di markas Bayern Munich dengan skor 3-1 setelah sebelumnya pada leg pertama berhasil di tahan imbang oleh Bayern Munich di Anfield pada Februari lalu.

Kerjasama ketiga penyerang utama Liverpool berhasil mengoyak gawang Bayern Munich sebanyak tiga kali dan Jurgen Klopp yakin bahwa pemain mereka siap yang senang dengan kompetisi elite di tingkat eropa tersebut sehingga tidak ada hal yang perlu di khawatirkan.

Manchester City, Manchester United dan Tottenham Hotspur telah terlebih dahulu lolos ke Babak Perempat-Final Liga Champions dan hal ini menjadi sesuatu yang terulang kembali di tahun 2008/2009 dimana ada empat klub Inggris yang berhasil lolos ke Babak Perempat-Final Liga Champions.

Dengan hasil positif ini maka Liverpool bisa saja menjadi juara pada Liga Champions musim ini namun seperti yang menjadi kekhawatiran dari Pep Guardiola dimana MR Liga Chamipions yang bermain di Juventus akan menjadi ancaman bagi semua klub asal Inggris.

Secara resmi Jurgen Klopp telah menegaskan bahwa Liverpool telah siap menantang klub asal mana pun yang akan menjadi lawan mereka pada undian Babak Perempat-Final Liga Champions nantinya. Sikap para pemainnya sangat luar biasa dan tiga penyerang miliknya punya permainan yang mengesankan ditambah lagi para pemain pengganti sebagai pendukung di lapangan nantinya.

Antoine Griezmann Merasa Frustrasi Kalah Dari Juventus

Antoine Griezmann Merasa Frustrasi Kalah Dari Juventus

Bomber Atletico Madrid merasa sangat kecewa ketika klub yang dibelanya harus gugur di fase 16 besar Liga Champions. Kemenangan Atletico Madrid pada leg pertama sudah menjadi modal yang sangat baik untuk bisa lolos dari babak 16 besar Liga Champions. kemenangan 2-0 tersebut seolah kandas ketika Juventus dan Cristiano Ronaldo berhasil menyarangkan 3 buah gol ke gawang Atletico Madrid.

Antoine Griezmann merasa cukup Frustrasi dengan kekalahan tersebut dan tidak hanya itu saja namun penyerang handal tersebut merasa kurang maksimal dalam pertandingan melawan Juventus tersebut. Antoine Griezmann menyatakan bahwa dirinya seharusnya mampu untuk bermain lebih mundur ke daerah pertahanan sehingga dapat membantu rekan rekannya untuk menahan gencaran dari Juventus.

Seperti yang diketahui bahwa Atletico Madrid memang bermain bertahan sejak pertandingan di mulai sehingga Antoine Griezmann dan Alvaro Morata kurang berkontribusi dalam pertandingan tersebut. Keduanya di harapkan oleh pelatih untuk turun dalam barisan pertahanan sehingga dapat menghalau kecepatan serangan yang di lakukan oleh Juventus yang tengah berada dalam kondisi ketinggalan dua gol pada leg Pertama.

Antoine Griezmann juga menilai bahwa banyak pihak yang merasa sayang dan kecewa dengan hasil pertandingan yang dilakukan oleh Atletico Madrid pada malam tersebut. Atletico Madrid mengalami hari yang buruk dalam pertandingan yang kacau serta menyerahkan kemenangan kepada Juventus secara menawan terlebih lagi untuk Cristiano Ronaldo.

Zinedine Zidane Setuju Pulang Ke Real Madrid

Zinedine Zidane Setuju Pulang Ke Real Madrid

Maestro Real Madrid yang telah sukses selama tiga tahun mengharumkan nama raksasa Spanyol tersebut di kabarkan akan kembali lagi untuk menukangi Real Madrid. Zinedine Zidane yang telah hengkang delapan bulan yang lalu kembali di panggil oleh para petinggi dari Real Madrid untuk memenuhi kontrak yang berdurasi tiga tahun.

Real Madrid gagal memberikan penampilan terbaik sejak di tinggal pergi oleh Zinedine Zidane. Santiago Solari yang mengantikan tugas dari Zinedine Zidane gagal membawa Real Madrid meraih trofi di musim ini. Real Madrid gagal di ajang Copa Del Rey dan juga di La Liga.

Hal terburuk yang di alami oleh Real Madrid adalah kalah secara telak oleh Ajax di Liga Champions yang pada dasarnya tidak di prediksi sebagai jagoan untuk bisa lewat ke putaran selanjutnya. Santiago Bernabeu bahkan memecahkan rekor kekalahan terbanyak di markas Real Madrid tersebut. Real Madrid bahkan tidak mampu bersaing dengan rival mereka Barcelona di musim ini.

Real Madrid bahkan hampir tidak pernah menang dalam perjumpaan dengan Barcelona dan beberapa Real Madrid hanya mampu bermain imbang meski berada dalam kondisi terbaik. Kembalinya Zinedine Zidane ke Real Madrid pastinya bukan sebuah keuntungan besar bagi sang pelatih legenda tersebut.

Jika kepulangannya ke Real Madrid gagal memberikan hal positif maka usaha dan kerja kerasnya akan sia sia bahkan nama harumnya akan tercoreng dari dunia sepakbola Eropa. Nama baik Zinedine Zidane yang telah sukses di Spanyol menjadi banyak incaran dai klub besar di Eropa seperti Juventus, Manchester United dan juga Chelsea Hingga Bayern Munich. Keputusan dari Zinedine Zidane untuk kembali ke Real Madrid di nilai oleh banyak pihak sebagai langkah yang kurang tepat.

Cristiano Ronaldo: Juventus Harus Yakin Comeback

Mega bintang asal Portugal yang kini bermain di Juventus menyatakan bahwa tim yang di belanya harus bisa bangkit dan comeback di leg kedua nanti melawan Atletico Madrid.

Mega bintang asal Portugal yang kini bermain di Juventus menyatakan bahwa tim yang di belanya harus bisa bangkit dan comeback di leg kedua nanti melawan Atletico Madrid. Sebelumnya di Liga Champions pada leg pertama Juventus sukses di kalahkan oleh Atletico Madrid dengan skor 2-0 di Wanda Metropolitano.

Jawara Serie A Italia tersebut dijadwalkan akan melangsungkan leg kedua babak 16 besar Liga Champions musim ini di Allianz Stadium Rabu 13 maret besok. Juventus saat ini telah berhasil memenangkan Piala Super Italia dengan mengalahkan AC Milan di final. Kini target dari raksasa Italia tersebut adalah trofi di Liga Champions.

Di Liga Serie A sendiri Juventus telah berada di puncak klasemen dengan selisih poin 16 dari pesaing mereka yakni Napoli yang ada di urutan kedua. Jarak keduanya semakin jauh karena Napoli hanya mampu bermain imbang saat melawan Sassuolo pada pekan lalu. Banyaknya potensi yang di miliki oleh Juventus membuat Cristiano Ronaldo yakin bahwa di leg kedua nanti mereka akan mampu untuk membalikkan keadaan dan lolos ke putaran selanjutnya.

Cristiano Ronaldo juga meminta kepada para fans Juventus untuk tetap positif dan mendukung para pemain Juventus di Allianz Stadium. Semangat dan dukungan dari fans menjadi salah satu kunci yang mungkin memberikan dampak positif pada pertandingan di leg kedua nantinya.

Porto Sukses Eliminasi Roma Di Babak Tambahan Waktu

Porto Sukses Eliminasi Roma Di Babak Tambahan Waktu

Leg kedua di Liga champions juga mempertemukan Porto dengan AS Roma di Estadio Do Dragao dimana sebelumnya Porto di kalahkan oleh AS Roma pada leg pertama dengan skor 2-1. Bermain di kandang sendiri membuat Porto bermain jauh lebih baik dan berhasil unggul dengan cepat di menit ke 26 lewat sontekan dari Francisco Soares.

As Roma yang berhasil disusul merubah gaya permainan dan mendominasi laga hingga akhirnya memaksa skor menjadi seimbang di menit ke-37 lewat hadiah pinalti yang di berikan oleh wasit. Daniele De Rossi menjadi algojo yang berhasil menuntaskan pinalti ke gawang Porto dan skor menjadi seimbang 1-1 hingga babak pertama berakhir.

Di babak kedua tampak bahwa kedua tim saling memberikan tekanan namun tim tuan rumah akhirnya berhasil unggul kembali lewat Bomber asal Mali yang bermain dengan sangat baik di sepanjang pertandingan. Marega melesatkan gol ke gawang AS Roma setelah menerima umpan matang dari Jesus Corona.

skor 2-1 bertahan hingga akhir pertandingan dan memaksa kedua tim harus bermain di babak perpanjangan waktu untuk menentukan pemenang. Kedua tim mencoba untuk mendapatkan gol terlebih dahulu di babak tambahan waktu untuk menghindari terjadinya adu pinalti. Tim tamu jauh lebih unggul di babak tambahan dan berhasil memenangkan pertandingan setelah wasit memberikan hadiah pinalti menjelang akhir pertandingan di babak tambahan waktu.

Alex Telles menjadi algojo yang menyukseskan kemenangan dari Porto setelah memasukkan pinalti ke gawang AS Roma. Dengan keunggulan Agregat 4-3 maka Porto berhasil menyusul Manchester United ke babak perempat-final.

Liga Champions : United Diambang Gugur

Liga Champions : United Diambang Gugur

Dalam laga lanjutan leg kedua di Liga Champions kembali mempertemukan Manchester united dengan PSG dimana pada leg pertama PSG telah berhasil unggul 2-0 saat bertandang ke markas United. Kali ini United kembali akan membuktikan kebolehannya di bawah asuhan manajer interim Ole Gunnar Solskjaer.

Pertandingan kali ini juga akan jauh lebih berat pasalnya beberapa pemain inti dari United masih dalam keadaan cedera. Hal tersebut mungkin tidak membuat rasa percaya diri dari pemain Setan Merah melemah seperti yang di sampaikan oleh Luke Shaw. Fullback United tersebut secara resmi menyatakan bahwa United akan bangkit kembali di leg kedua kali ini dan pertandingan melawan Southampton pekan lalu menjadi modal yang sangat baik untuk memulai pertandingan melawan PSG.

Kekalahan di leg pertama menjadikan para pemain United tahu target yang harus di capai dalam pertandingan di markas PSG. Pertandingan kali ini juga diwarnai tanpa kehadiran Paul Pogba karena kartu merah yang di perolehnya saat bertanding di markas United. Dari sejarah pertemuan kedua tim maka PSG jauh lebih di unggulkan mengingat belum ada kulb di inggris yang mampu mengalahkan PSG di kandang mereka selain Chelsea di bawah asuhan Jose Mouringo di tahun 2004.

Tertinggal dua gol dan tanpa pemain yang lengkap jelas menjadi hal yang sangat berat bagi Manchester United untuk bisa menang di leg kedua kali ini namun dalam waktu 90 menit kemungkinan untuk membalikkan keadaan tentu saja menjadi hal yang bisa terjadi dalam pertandingan nantinya.

Jordan Henderson : Liverpool Perlu Mental Juara

Jordan Henderson : Liverpool Perlu Mental Juara

Hasil imbang Liverpool saat bertandang ke markas Everton membuat posisi mereka di puncak Klasemen berhasil di salip oleh Manchester City pekan lalu. Kegagalan The Reds dalam mencapai hasil positif dfi kandang Everton tersebut banyak mendapatkan kritik dari sejumlah fans. Beberapa kalangan bahkan menyebutkan bahawa Liverpool masih belum mempunyai mental untuk menjadi klub juara.

Pasukan Jurgen Klopp dinilai telah memiliki banyak potensi melimpah hanya saja mentalitas dari pemain sangat perlu untuk dapat memenangkan pertandingan. kini Liverpool berasa di posisi kedua dengan ketinggalan 1 poin dari Manchester City dan masih menyisakan 9 pertandingan di Liga Inggris Premier. Liverpool mungkin akan mampu kembali ke puncak Klasemen jika berhasil menyapu semua pertandingan yang ada dengan kemenangan.

Jordan Henderson yang menjadi kapten dari Liverpool mencoba untuk menepis semua isu yang sedang menyerang The Reds. Secara khusus Jordan Henderson menyatakan bahwa pembelaan tentang hasil yang kurang memuaskan di beberapa pertandingan terakhir tidak menurunkan mentalitas dari rekan rekannya. Tekanan untuk menjadi juara memang di alami oleh setiap klub besar menjelang akhir musim namun Liverpool akan menjawab setiap isu yang ada di lapangan nantinya.

Laga tersisa akan menjadi penentu dari The Reds di musim ini namun tidak hanya di Liga Inggris saja sebab Liga Champions juga masih berlanjut dan kami masih mempunyai kesempatan untuk menjadi juara. Jordan Henderson menyakini bahwa rekan satu tim di Liverpool mempunyai misi dan tujuan yang sama yakni menjadi juara dan membawa Liverpool mendapatkan banyak tropi di musim ini.

Massimiliano Allegri Sebut Juventus Baru Mulai Musim Sesungguhnya

Massimiliano Allegri Sebut Juventus Baru Mulai Musim Sesungguhnya

Massimiliano Allegri memfokuskan diri menyambut paruh kedua musim di tahun 2018/2019 ini. Sang pelatih menegaskan kepada para pemain Juventus agar tetap fokus agar Juventus mampu menyandang lebih banyak gelar lagi pada musim kali ini. Diawal tahun ini Juventus akan mengawali laga pertamanya melawan Bologna di ajang Coppa Italia dan pertandingan selanjutnya akan dilakukan di Arab Saudi melawan AC Milan dalam pertandingan memperebutkan Piala Super Italia.

Massimiliano Allegri menuturkan bahwa Juventus baru saja memulai musim yang sesungguhnya dan para pemain Juventus harus benar benar fokus dalam menghadapi setiap pertandingan yang ada agar Juventus dapat meraih gelar juara di musim ini. Pertandingan melawan Bologna merupakan awal dari perjalanan JUventus di paruh kedua musim ini dan sang pelatih ingin agar Juventus memberikan hasil yang positif.

Pertandingan yang sempurna diharapkan oleh Massimiliano Allegri sebab ini merupakan duel satu laga dan tidak ada istilah Comeback untuk Juventus di pertandingan tersebut. Selain itu Massimiliano Allegri juga menargetkan Juventus untuk memburu Scudetto dan Liga Champions meskipun persaingannya cukup ketat pada level tersebut. Massimiliano Allegri tetap optimis membawa Juventus meraih gelar pada musim ini.

Piala Super Italia juga diyakini akan berlangsung dengan ketat sebab AC Milan merupakan tim yang akan sangat menyulitkan jika Juventus tidak mengeksekusinya dengan baik di pertandingan nanti. Kehilangan fokus dan gaya bermain akan membuat Juventus terperosok di paruh kedua musim ini dan sang pelatih menghimbau agar seluruh pemain di Juventus menjaga konsisten dalam bermain.